CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Pendidikan Anak

~ Pendidikan Orang Tua ke Anak ~


Tarbiyah Badaniyah (mendidik jasmani)

Seorang Muslim harus secara terprogram memperhatikan unsur badan, menjaganya dan memenuhi hak- haknya secara sempurna. Perhatian yang demikian akan mengantarkan seseorang pada ketaatan penuh dan kesempurnaan dalam menjalankan semua yang diwajibkan Allah kepadanya. Tarbiyah badaniyah ini meliputi: pembinaan badan di waktu sehat; pengobatan di waktu sakit; pemenuhan kebutuhan gizi; serta olah raga (tarbiyah riyadhah).
Tarbiyah Badaniyah buat Anak
Masa Kehamilan yang mendebarkan
Tarbiyah Badaniyah buat Anak dimulai dari kehamilannya. Kehamilan adalah fase hidup yang paling istimewa bagi seorang wanita. Untuk menghadapinya, diperlukan berbagai kesiapan baik fisik, gizi maupun mental calon Ibu dan Ayah. Dukungan dari pasangan juga sangat penting bagi para calon Ibu dalam menjalani masa kehamilannya. Karena pada masa itu, calon Ibu akan mengalami berbagai perubahan yang dapat mempengaruhi kestabilan emosinya. Dengan demikian, kesiapan calon Ibu dan dukungan dari pasangan diharapkan mampu membuat ia lebih siap menghadapi hari-hari sulit selama kehamilan. Kondisi ini juga diharapkan membawa pengaruh yang baik terhadap janin yang ada dalam kandungan.
Masa Bayi Yang penuh Perhatian
Setelah melewati masa sembilan bulan yang penuh penantian, kini bayi Anda yang mungil telah hadir dalam pelukan. Perubahan peran ini mungkin cukup mengejutkan bagi pasangan yang baru pertama kalinya menjadi orang tua. Terlebih karena periode ini menuntut perhatian yang lebih dari Ayah dan Ibu terhadap si Kecil. Berikut ini adalah mengenai bayi yang baru lahir : Kulit, kepala, tali pusat, wajah.

PEMERIKSAAN PERTAMA

Dokter akan memastikan bahwa si Kecil dalam keadaan sehat. Bayi yang sehat biasanya mempunyai sejumlah refleks yang dapat dirangsang sejak saat pertama kelahirannya. Beberapa refleks antara lain:

Refleks meregang (Refleks Moro)

Bayi bereaksi terhadap pergantian posisi tubuh dan suara keras dengan cara menggetarkan dan meluruskan tangan, kaki dan jarinya. Ia menegangkan tubuhnya, meregangkan punggung, menarik kepalanya ke belakang, mengepalkan kedua tangan dan meletakkannya di atas dada.

Refleks menghisap

Ini adalah insting yang utama. Refleks ini membantu bayi untuk mengisap air susu Ibu. Sentuhlah pipinya dengan lembut dan perlahan. Ia akan memutar kepalanya ke arah sentuhan dan membuka mulutnya seolah ingin menghisap.

Refleks menginjak

Jika bayi digendong dengan posisi tegak dan kakinya berpijak pada permukaan yang keras, ia akan tampak seperti sedang menginjak sesuatu. Refleks ini akan hilang dengan sendirinya enam minggu setelah kelahiran.

Refleks menggenggam

Letakkan jari Anda di telapak tangan si Kecil dan ia akan menggenggam jari Anda. Genggamannya bisa sangat kuat, tapi jangan sekali-kali mengangkat tubuhnya dengan cara ini karena bisa mencederainya.

Mengetahui Tumbuh-kembang anak anda

Sebagai orang tua yang cerdik haruslah mengerti akan Pertumbuhan dan Perkembangan anak.Sehingga ia dapat memberikan Stimulasi Tumbuh Kembang Anak yang tepat. Orang tua yang baik juga diharapkan mengetahui Tahap Perkembangan Anak Berdasarkan Usia

Anak Usia 2 - 4 tahun

Usia 2 -4 tahun merupakan masa pembentukan rasa percaya diri, kebanggaan dan dasar-dasar kemandirian., namun belum dapat menerima pendapat orang lain.Pada usia ini si Kecil sudah bisa berjalan, mulai bergerak kesana- kemari dan berbicara untuk mewujudkan keinginannya dalam bentuk ucapan dan perbuatan yang masih bersifat impulsif. Pada awalnya anak masih mempertahankan sifat egosentriknya. Bicaranya pun lebih banyak digunakan untuk kebutuhan dirinya, seperti minta makan, minum dan sebagainya.

Oleh karena itu, berilah ia bimbingan dengan penuh kehangatan, kelembutan, kasih sayang dan hindari dari pengalaman yang dapat menimbulkan rasa ragu dan malu. Dengan cara ini, anak secara bertahap akan belajar untuk mengendalikan diri. Bila ia berhasil mengendalikan diri tanpa harus kehilangan harga diri, maka akan timbul rasa kebanggaan dan percaya diri yang sangat penting bagi landasan pengembangan psikososialnya pada usia selanjutnya. Sebaliknya bila ia tidak diberi kesempatan untuk dapat mengendalikan diri secara mandiri melainkan terlalu banyak dikendalikan dari luar, maka akan timbul bibit keraguan dan rasa malu berlebihan yang dapat menghambat pengembangan potensi-potensinya di kemudian hari.

Usia 4 - 6 tahun

Usia ini merupakan masa pengembangan inisiatif, meniru norma dan perilaku orang dewasa dan mulai bermasyarakat. Pada usia ini anak akan sangat aktif bergerak, berbicara dan berinteraksi dengan anak lain dan orang yang lebih tua. Ia mulai belajar mengembangkan kemampuannya untuk bermasyarakat, namun masih belum mampu berpikir secara timbal balik. Inisiatifnya juga mulai berkembang dan ia mulai belajar merencakan suatu permainan bersama bersama teman-temanya, berkelompok serta melakukannya dengan gembira.

Salah satu konflik yang dapat terjadi adalah timbulnya kebencian pada orang tua yang telah menanamkan pentingnya pengendalian diri pada anak, namun kemudian orang tua itu sendiri ternyata melakukan hal-hal yang tidak boleh dilakukan anaknya.

Usia 6 - 12 tahun

Usia ini merupakan masa sekolah, berkarya, tanggung jawab, menyelesaikan tugas dan mampu menerima pendapat yang berbeda.Pada masa ini anak mulai memasuki dunia sekolah formal. Sekarang ia akan berusaha untuk menarik perhatian orang lain dan penghargaan atas karyanya. Ia juga belajar untuk menyelesaikan tugas yang diberikan padanya, rasa tanggung jawab mulai timbul dan ia mulai senang untuk belajar bersama. Rasa rendah diri.akan timbul bila anak merasa dirinya kurang mampu dibandingkan dengan teman-temannya.


PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN PSIKOSOSIAL REMAJA

Usia 13 - 18 tahun

Masa dimana anak mampu berpikir logis hipotetik deduktif, mulai meragukan nilai-nilai yang dianutnya, figur orang tua tergeser oleh idola lain, sering bereksperimen, bisa terjerumus atau terjadi konflik.Pada periode ini pertumbuhan fisik menjadi sangat pesat dan mencapai taraf dewasa. Ia mampu berpikir secara logis, bereksplorasi dan menyelesaikan persoalan atas dasar berbagai kemungkinan. Kemampuan berpikir secara operasional formal ini merupakan prasyarat untuk dapat berpikir secara hipotetik deduktif. Dengan demikian ia akan mampu mengerti berbagai eksperimen ilmiah serta dalil logika matematik.

Dalam pencarian identitas dirinya, remaja sering bereksperimen dengan berbagai macam peran untuk mencari peran mana yang paling cocok dengan dirinya. Namun eksperimen ini juga yang sering kali menjerumuskan remaja ke dalam hal yang negatif. Sebaliknya, kebingungan akan peran diri bisa menimbulkan berbagai macam kelainan tingkah laku, misalnya perilaku kenakalan remaja, bahkan suatu cetusan psikotik pun dapat terjadi.Dalam perjalanannya mencari identitas diri, sering kali konflik yang dialami pada masa kanak-kanak timbul kembali.

Mengetahui Bagaimana mendapatkan anak yang sehat

Ingin anak Anda tumbuh sehat dan cerdas? Persiapkan status gizi anak sejak masa kehamilan Anda.

Pemenuhan gizi yang baik tentu berperan penting dalam pencapaian pertumbuhan badan yang optimal. Pertumbuhan badan yang optimal ini mencakup pula pertumbuhan otak yang sangat menentukan ke- cerdasan seseorang. Masa pertumbuhan otak tercepat adalah pada trimester akhir ketika janin berada dalam kandungan, sampai bayi berusia 18 bulan. Setelah itu otak masih tumbuh dengan kecepatan yang semakin ber-kurang sampai usia 5 tahun. Oleh karena itu, usia balita ini sangat rawan terhadap kondisi-kondisi kurang gizi. Penelitian terakhir me-nunjukkan, pemberian makanan yang tidak tepat selama masa per-alihan bisa menimbulkan kekurangan gizi. Pada anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, protein memegang peran penting, untuk mencapai pertumbuhan yang optimal. Karena itu harus dipenuhi setiap hari lewat makanan sehari-hari. Jadi, untuk memenuhi kebutuhan buah hati Anda, perhatikanlah konsumsi gizinya, mulai sejak dalam kandungan sampai tiga tahun pertama usianya.

Menyediakan Makanan Sehat untuk Anak dan mengetahui Penyebab Anak Kurang nafsu Makan

Penyebab Anak Kurang Nafsu Makan dan Bagaimana Mengatasi Anak yang sulit Makan Mengapa problema makan ini muncul pada anak? Secara psikologis dapat diterangkan, perilaku makan timbul karena anak meniru atas apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya. Anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang enggan makan, lantaran diet misalnya, akan mengembangkan perilaku enggan makan pula. Karena itu kegiatan makan bagi seorang anak harus dibuat dalam suasana yang menyenangkan. Jangan ada unsur paksaan sehingga timbul kesan saat makan menjadi sesuatu yang menjengkelkan atau bahkan merupakan hukuman. Kebiasaan makan bersama yang sudah mulai ditinggalkan ada baiknya dihidupkan lagi. Anak balita pun bisa merasakan nikmatnya makan bila semua anggota keluarga duduk bersama-sama di meja makan.Problema makan pada anak dapat berakibat buruk bagi tumbuh kembang anak. Sedikitnya makanan yang masuk ke dalam perut anak dapat menjadi indikasi bahwa anak itu mempunyai peluang besar untuk menderita kurang gizi. Indikator status gizi kurang dicerminkan oleh berat badan atau tinggi badan anak di bawah standar.Diharapkan Orang tua dapat menyusun Menu Sehari-hari yang lebih Variatif untuk Anak yang Sulit Makan


Menyediakan Lingkungan Sehat buat aktifitas anak sesuai dengan usia dan perkembangan anak.

Cara Mengetahui Gangguan Kesehatan Anak dengan pemeriksaan dan Pemantauan Kesehatan yang teratur dan Mengenali Penyakit yang sering diderita oleh anak

Penyakit yang sering diderita bayi dan balita, menurut Dr. Kishore R.J., dokter spesialis anak , Jakarta, antara lain, demam, infeksi saluran napas, dan diare. "Tapi yang sering membuat orang tua segera membawa anaknya berobat adalah demam dan diare. Kalau batuk-pilek biasanya masih bisa ditunda," tuturnya.Demam memang bukan penyakit, tapi gejala suatu penyakit. Semisal karena batuk dan pilek, radang tenggorokan, diare, infeksi lain pada saluran pencernaan, atau infeksi saluran napas. Dalam buku Mengatasi Gangguan Kesehatan pada Anak-Anak, karangan dr. Anies dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang, kenaikan suhu tubuh juga sering terjadi saat tumbuh gigi pertama. Suhu tubuh juga akan meninggi sehabis memperoleh imunisasi DPT (difteria, pertusis, dan tetanus), namun hanya berlangsung kira-kira 24 jam.

Anak dikatakan demam, bila suhu tubuhnya di atas 37,5oC. Kalau itu yang terjadi, tidurkan anak dalam ruang ber-AC atau berkipas angin, kalau ada. "Kenakan pakaian yang tipis. Jangan diselimuti dengan selimut tebal - kecuali si anak menggigil - karena justru akan meningkatkan suhu tubuh," jelas Kishore.

Adalah bijaksana kalau di rumah selalu tersedia obat turun panas sebelum anak dibawa ke dokter. Parasetamol biasa dipakai dan aman untuk anak dan bayi. Selain obat turun panas, dr. Anies menyarankan agar anak diberi banyak minum ketika terserang demam. Boleh air putih, susu, air jeruk, sari buah, atau kaldu hangat. Dengan begitu anak akan mudah berkeringat sehingga suhu tubuh menurun. Seka keringat pada tubuhnya dengan handuk basah, bedaki seluruh tubuh, dan gantilah pakaiannya dengan yang kering supaya merasa segar.

Untuk menurunkan suhu tubuh bisa dibantu dengan mengompres kening dengan lap atau handuk basah. Selama suhu tubuhnya masih tinggi, kompres tetap perlu. Upaya menurunkan suhu tubuh ini perlu untuk mencegah terjadinya kejang-kejang atau setip.

Air tajin untuk diare

Diare yang disertai berkurangnya cairan tubuh (dehidrasi), batuk disertai sesak napas, gejala ke arah asma meskipun bukan asma, atau infeksi saluran napas bagian bawah, dan demam berdarah, menurut Kishore, perlu mendapat perawatan khusus.

Penyebab diare umumnya makanan. Bisa karena keracunan makanan atau karena kuman dalam makanan. Kalau makanannya beracun, gejala utamanya muntah, baru diikuti diare. Kalau karena kuman pada makanan, biasanya diare dulu baru kemudian muntah.

Bila diare terjadi berulang kali, anak akan kehilangan banyak cairan, bahkan sejumlah mineral penting, seperti sodium, potasium, dan klorida ikut terbuang. Bila berkelanjutan, bisa terjadi ketidakseimbangan cairan tubuh sehingga timbul dehidrasi. Kondisi dehdarasi inilah yang paling dikhawatirkan meski diare pada dasarnya akan sembuh sendiri.

Tanda-tanda dehidrasi antara lain anak menangis tanpa air mata, mulut dan bibir kering, selalu merasa haus. Air seni keluar sedikit dan berwarna gelap, ada kalanya tidak keluar sama sekali. Juga, mata cekung atau terbenam. Pada bayi tanda dehidrasi bisa dilihat lewat ubun-ubun yang menjadi cekung. Juga anak mengantuk, kulit pucat atau kekenyalan tubuh berkurang, dan bekas cubitan tidak cepat kembali Air tajin selain cepat dicerna, juga mengandung kadar glukosa cukup tinggi, yang akan mempermudah penyerapan elektrolit. Selain itu dua macam poliglukosa dalam tepung tajin dapat menyebabkan feses lebih padat. Keuntungan lain air tajin adalah adanya kandungan proteinnya, yaitu 7 - 10 %. Sedangkan garam oralit tidak mengandung protein. Penggunaan air tajin sebagai "obat diare", menurut dr. Anies, tidak berbahaya untuk bayi sekalipun.

Alergi hingga gondong

Yang juga sering diderita anak-anak adalah alergi, dan yang paling sering alergi saluran pernapasan. Menurut dr. Anies, penyebabnya bisa macam-macam. Gelaja umumnya sama, yakni bersin- bersin, mata berair, hidung tersumbat, ingusan, dan gatal. Anak biasanya menggaruk-garuk hidungnya dengan punggung tangannya.Bila sedang terserang, disarankan anak dihindarkan dari pencetusnya. Kalau pencetusnya debu, seisi kamarnya harus bebas debu dan diusahakan tidak lembap. Tirai, karpet, dan sejenisnya disingkirkan.

Gangguan pernapasan lainnya adalah asma. Pencetusnya bisa karena pilek dan selesma, terlalu banyak bergerak, udara dingin, perubahan emosi, asap rokok, perubahan cuaca, dan alergi (udara, debu rumah, bulu binatang, makanan, dsb.). Namun, yang paling sering ialah alergi. Ada kalanya gabungan beberapa pencetus asma dapat menimbulkan serangan. Misalnya, ketika sedang berlari-lari anak tidak terserang asma. Tetapi kalau berlari-lari saat cuaca dingin, serangan asma timbul.

Ketika terserang asma, anak diberi obat yang diresepkan dokter. Jika anak sulit bernapas sampai tak mampu menelan makanan, bibir dan lidah kebiruan, segera saja hubungi dokter.Obat asma sebenarnya bersifat sementara. Kalau pencetusnya ada, sesak napas akan berulang. Jadi, langkah pencegahan terbaik, bebaskan anak dari segala pencetusnya.

Selain itu, anak-anak sering tak luput dari serangan batuk, yang juga merupakan gejala suatu penyakit. Misalnya karena gangguan pada saluran pernapasan. Meski demikian, menurut dr. Anies, batuk yang berlebihan bisa sangat mengganggu, bahkan mengakibatkan berbagai komplikasi.Beberapa penyebab batuk menahun dan berulang misalnya bronkitis atau radang tenggorokan, asma, kelainan paru-paru menahun, masuknya benda asing atau makanan ke saluran napas, dan kelainan bawaan pada saluran napas. Namun, bisa juga karena gangguan psikologis, semisal setelah kelahiran adik baru. Keluhan batuk perlu disampaikan ke dokter, apakah karena perubahan cuaca pagi, malam, atau sepanjang hari. Sewaktu duduk, apakah si kecil mengeluarkan dahak atau tidak. Perlu disampaikan pula asal mula, ciri-ciri batuk, untuk mempermudah diagnosis dan pengobatannya.Bayi dan balita, menurut dr. Anies, termasuk kelompok yang paling sering menderita batuk rejan. Jika batuk ini tak diobati dengan baik, dikhawatirkan akan terjadi komplikasi. Agar tidak tertular, jauhkan anak dari penderita batuk rejan. Pencegahan utama, tulis dr. Anies, adalah pemberian vaksinasi DPT sebanyak tiga kali. Suntikan ulangan diberikan satu tahun setelah suntikan dasar ketiga dilakukan. Vaksinasi DPT yang pertama telah dianjurkan bagi bayi yang berusia tiga bulan. Influenza sebenarnya bukan penyakit berbahaya. Namun, kalau daya tahan tubuh penderita menurun, maka infeksi sekunder, seperti pneumonia, bronkitis, infeksi telinga atau sinusitis, dapat muncul. Jika ini terjadi, anak segera.

Gondong juga kerap diderita anak-anak. Penyebabnya sejenis virus yang menyerang kelenjar ludah, yaitu parotid kelenjar ludah besar di depan telinga. Sering pula terjadi pada kelenjar di bawah rahang dan biasanya kedua sisi yang terkena.

Sedia obat sebelum sakit

Apa yang mesti dilakukan agar anak tidak mudah terserang penyakit? "Ya, tergantung penyakitnya. Agar anak kita tidak terserang batuk-pilek, hindarkan anak dari penderita batuk-pilek," ujar Dr. Kishore.Dalam kotak obat keluarga sebaiknya tersedia jenis obat anak, seperti obat turun panas dan antidiare. Juga jenis obat lain berdasarkan kasus demi kasus yang biasa diderita anak. Misalnya, untuk anak yang sering kambuh asmanya, perlu disediakan obat cadangan dengan resep dokter untuk persediaan kalau asmanya timbul.

Dalam pemeliharaan kesehatan anak, pemenuhan gizi berpengaruh terhadap kesehatan dan daya tahan anak. "Kalau gizi baik, risiko anak terkena penyakit berkurang. Kalaupun terkena kuman, karena daya tahan tubuhnya bagus, ia tidak sampai sakit, tapi hanya berupa gejala. Misalnya, diare sebentar kemudian diare itu hilang," jelas Dr. Kishore.Daya tahan tubuh, yang dikenal sebagai immunoglobulin berasal dari protein. Kalau tidak ada protein, tidak akan terbentuk faktor daya tahan tubuh. "Jadi, ada korelasi langsung antara gizi dan daya tahan tubuh. Semakin buruk gizinya, semakin jelek daya tahan tubuhnya, semakin sering terinfeksi, semakin turun nafsu makannya, dan semakin turun lagi daya tahan tubuhnya. Semua menjadi seperti lingkaran setan," tutur Dr. Kishore. Itulah pentingnya dilakukan imunisasi pada anak.

Memberikan Perhatian dan Kasih sayang pada Anak.

Hal ini sangatlah mempengaruhi perkembangan dan kesehatan anak, anak yang tidak mendapatkan perhatian akan menjadi anak yang selalu mencari perhatian orang lain dan kasih sayang dari orang sekelilingnya. Sedangkan bila orang tua dapat memberikan hak-hak anak termasuk di dalamnya perhatian dan kasih sayang maka anak akan tumbuh dan berkembang dengan baik dan sehat.

Ok, smoga manfaaf.

Tips Praktis Mengatasi Anak Susah Makan

Problema sulit makan ini dialami anak di usia balita. Umumnya mulai ditemui pada usia anak 1-4 th. Banyak hal yang menyebabkan anak susah makan. Karena bagi anak, saat makan itu bukan hanya pemenuhan gizi tetapi juga saat penuh tantangan, rasa ingin tahu, berlatih, belajar, dsb.

Berikut sekilas bahasan penyebab anak susah makan & tips singkat mengatasinya :

1. Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan.
Menu makan saat bayi (> 6 bl) yg itu-itu saja akan membuat anak bosan dan malas makan. Belum lagi cara penyajian makanan yg campur aduk antara lauk pauk spt makanan diblender jadi satu. Sama spt
orang dewasa, kalau kita makan dg menu yg sama tiap hari dan disajikan dg campur aduk, pasti akan malas makan. Begitu juga dg pengenalan makanan kasar.

Tips : Tentu saja variasikan menu makan anak. Jika perlu buat menu makan anak min. selama 1 minggu utk mempermudah ibu mengatur variasi makanan. Jadi tergantung pinter-pinter- nya ibu memberikan makanan bervariasi. Spt kalau anak gak mau nasi, kan bisa diganti dg roti, makaroni, pasta, bakmi, dsb. Penyajian makanan yg menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dg lauk pauknya. Hias dg aneka warna & bentuk. Jika perlu cetak makanan dg cetakan kue yg lucu.

2. Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan , sehingga anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, hingga snack ber-MSG, dsb. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan.

Tips : Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu
makan tiba. Beri juga cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur
kukus, keju, yoghurt, es krim, cake buatan ibu, dsb.

3. Minum susu terlalu banyak
Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan dewa yang bisa menggantikan makanan utama spt nasi, sayur & lauk pauknya Orangtua cenderung kurang sabar memberikan makanan kasar. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu..Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1th, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kan kalsium dan fosfor ini dengan mudah kita dapatkan
dalam ikan-ikanan, sayur & buah.

Tips : Kurangi susu ! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dg berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtua.

4. Terpengaruh kebiasaan orang tuanya.
Anak suka meniru apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya, terutama orang tuanya. Banyak perilaku yg dilakukan ortunya ygmempengaruhi perilaku makan anak. Mis. anak yang tumbuh dalam
lingkungan keluarga yang malas makan (ex. diet), akan mengembangkan perilaku malas makan juga. Perilaku lainnya, sering kita jumpai orang tua masih menyuapi anak yang sudah kelas V SD. Akibatnya anak gak terlatih untuk bisa makan sendiri. Perilaku makan yang kurang pas juga spt kebiasaan ortu ketika menenangkan anak yg sedang rewel dengan cara membelikan jajanan yang padat kalori (permen, minuman ringan, coklat, dsb.). Akibatnya anak kekenyangan & malas makan.

Tips :
Perhatikan & ubah kebiasaan & perilaku orang tua kapanpun, termasuk perilaku makan. Ingat, anak merekam, belajar & menerapkan semua hal yg ia dapat dari lingkungan sekitarnya, terutama ortunya. Biarkan anak mencoba memakan makanan sendiri sejak dini, tanpa disuapi. Gak perlu takut berantakan. Feeding is about learning.

5. Munculnya sikap negativistik รจ fase normal yg dilewati tiap anak.
Pada usia >2 th, anak sering membangkang / tidak mau patuh. Saat makan tiba, anak terkadang bilang gak mau, makanannya suka dilepeh atau dilempar, dsb. Ini disebut sikap negativistik. Sikap negativistik merupakan fase normal yg dilalui tiap anak usia balita. Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan keinginan untuk independent . Jadi batita umumnya ditandai dengan AKU, artinya segala sesuatunya harus berasal dari AKU bukan dari orang lain; intinya power. Nah banyak ortu yg gak memahami hal ini, sehingga lantaran khawatir kecukupan gizi anak tidak terpenuhi, orang tua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Ada ortu yg mengancam anaknya bahkan memukul. Cara2 tsb harus dihindari.

Justru semakin anak pd usia ini dipaksa, justru akan makin melawan (sebagai wujud negativistiknya) . Realisasinya apalagi kalau bukan penolakan terhadap makanan. Bisa dimaklumi kalau ada orang yang
sampai dewasa emoh makan nasi atau sama sekali tak menyentuh daging. Bisa jadi sewaktu masih kecil yang bersangkutan sempat mengalami trauma akibat perlakuan orang tuanya yang selalu memberinya makan secara paksa.

Tips : Pahami kondisi anak dg baik. Jadilah ortu yg otoritatif. Artinya bersikap tidak memaksa, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Bina komunikasi yg baik dg anak. Bersabarlah menghadapi anak.
Kan rumah adalah madrasah pertama & utama bagi anak.

6. Anak sedang sakit / sedih
Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan krn anak sedang sakit atau sedang sedih. Kalau semula anak terlihat aktif, riang dan cerewet, maka di kala sakit ia lebih suka diam dan terlihat malas-malasan.

Tips : Kembali pada konsep bina komunikasi yg baik. Jangan paksakan anak kalau gakmau makan. Beri makanan ringan yg padat kalori, spt makaroni skutel, dsb.

Yg jelas dan perlu diingat baik2 oleh tiap ortu adalah, seberapapun anak gak mau / susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan ! Selama mentalnya sehat. Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan.

Tetap kreatif mengolah & menyajikan makanan, bina komunikasi yg baik, terus belajar menjadi ortu & memahami kondisi anak, dan bersabar.


Ditulis & dirangkum dari berbagai sumber.

25 Tanya-Jawab Penting Seputar Bayi


25 Pertanyaan Penting Seputar Bayi


1.Apakah manfaat ASI bagi bayi lahir dini ?
ASI sangat dibutuhkan oleh semua bayi, terlebih lagi bayi lahir dini (prematur) . Ketika melewati masa kritis, yaitu minggu pertama kelahirannya , bayi lahir dini sedang berjuang untuk tumbuh. Tak ada yang dapat membantu perjuangannya selain ASI. Sebaiknya, bayi tetap disusui, sekalipun bayi lahir dini umumnya tidak banyak minum. Si kecil sangat membutuhkan ASI, karena ASI menyediakan antibody, kalori, vitamin dan protein sesuai kebutuhan si kecil di masa kritis itu.

2.Normalkah jika ASI merembes waktu mendengar tangisan bayi ?
Normal, Bahkan jika yang menangis itu bukan bayi Anda. Hal ini terjadi karena reaksi oxytocin, hormon yang bertugas mengatur produksi ASI, akan segera diproduksi sesaat Anda teringat pada si kecil. atau mengalami sesuatu yang mengingatkan Anda pada si kecil.

3.Bayi baru sering menangis dan terlihat tidak bahagia, apakah ini pertanda dia
bayi sulit ?
Hal ini normal terjadi, dan belum dapat digolongkan sebagai bayi sulit. Penelitian menunjukkan bahwa tangis si kecil membentuk pola tertentu. Si kecil akan sering menangis setelah memasuki usia 2 - 3 minggu kelahirannya, dan akan mencapai puncaknya pada usia 6 - 8 minggu, untuk kemudian mereda kembali, hingga mencapai titik terendah pada bulan keempat.Selain itu, bayi biasanya menangis untuk sekedar melepas ketegangan.

4.Mengapa bayi sering menggeliat ?
Bayi, terutama yang masih sangat kecil, banyak bergerak. Umumnya gerakan mereka terjadi diluar kendali, dengan hentakan-hentakan yang disebabkan oleh pesatnya perkembangan neurologis di bulan-bulan pertama. Namun, jika menurut Anda gerakannya lebih daripada gerakan biasa - seperti kejang-kejang segera konsultasikan ke dokter. Pada beberapa kasus, gerakan spontan mengindikasikan adanya serangan atau gangguan neurologis.

5.Dapatkah bayi baru lahir mengenali suara ibunya ?
Penelitian menunjukkan bahwa bayi dapat mengenali suara (suara orang tua, misalnya) dan bereaksi pada bulan pertama kelahirannya, namun tak dapat dipastikan dapat memahami emosi dan makna dari intonasi yang menyertai suara tersebut.

6.Adakah faktor yang perlu diperhatikan agar dapat menyusui dengan baik ?
- Segera beri ASI saat si kecil terlihat lapar. Paling tidak, 10 - 12 kali sehari selama minggu pertama. Semakin sering si kecil disusui, semakin meningkat produksi ASI Anda.
- Pastikan si kecil disusui dalam posisi yang tepat, Pipi dan dagunga menempel pada payudara, dan seluruh areola berada dalam mulut bayi. Posisi menyusui yang baik akan mengurangi terjadinya resiko luka di sekitar areola.
- Susui si kecil dengan kedua payudara secara bergantian, setiap kali menyusui.

7.Posisi tidur seperti apakah yang baik untuk bayi baru ?
Penelitian terakhir mengindikasikan bahwa bayi yang baru lahir sebaiknya dibaringkan dengan posisi terlentang. Posisi ini berperan mencegah terjadinya risiko kejadian SIDS ( Sudden Infant Death Syindrome )

8.Bagaimana perawatan yang tepat sebelum tali pusat si kecil puput?
Setiap mengganti popok si kecil, tutupkanlah kapas beralkohol pada tali pusat si kecil. Kemudia bersihkanlah sekelilingnya dengan kapas. Hingga saatnya puput, sebaiknya Anda tidak menutupi daerah tersebut dengan popok. Sebaiknya, lipat popok pada bagian bawah tali pusat, demi melancarkan aliran udara di sekitarnya. Biasanya tali pusat akan puput setelah 1 - 2 minggu.

9.Apakah baik jika Si kecil tidur di tempat tidur yang sama dengan orangtuanya?
Ada sisi negatif dan positif dari aktifitas ini. Sisi positifnya adalah si kecil akan lebih mudah disusui pada malam hari, dan Anda akan merasa aman karena berdekatan dengannya. Sedangkan sisi negatifnya adalah Anda membuka peluang terbentuknya kebiasaan yang sulit untuk dirubah

10. Apakah tandanya kondisi si kecil sedang tidak sehat ?
Jika salah satu atau beberapa tanda di atas terlihat:
· Suhu tubuh yang tinggi, pada bayi yang baru lahir seringkali menandakan bahwa si kecil sedang mengalami demam.
· Muntahan yang berulang menimbulkan resiko dehidrasi pada si kecil.
· Buang air besar lebih dari sekali dalam sehari dengan kuantitas yang lebih banyak dari biasanya, lebih cair, dan mengandung lendir atau darah.
· Daerah sekitar mulut kering, mata dan ubun-ubun cekung menandakan bahwa si kecil kekurangan cairan.
· Tidak memiliki napsu makan.

11.Kapankah bayi baru dapat melihat dengan fokus dan membedakan obyek yang
dilihatnya ?
Paham umum yang berlaku mengatakan bahwa bayi baru dapat melihat dengan jelas beberapa bulan stelah lahir. Namun,dengan cara pengujian tertentu kini telah diketahui bahwa hanya beberapa minggu setelah kelahirannya, si kecil sudah dapat melihat dan membedakan obyek yang dilihatnya. Hanya saja, jarak pandangnya masih sangat terbatas, yaitu 8 - 15 inci dari matanya. Sesungguhnya ini adalh jarak yang terentang antara wajah bayi dengan wajah ibu ketika menyusui.

12.Mungkinkah menyusui dalam posisi tidur pada malam hari menyebabkan infeksi telinga pada bayi baru ?
Menyusui si kecil dengan posisi tidur sama sekali tidak ada hubungannya dengan infeksi telinga si kecil. Sebaliknya, menyusui pada malam hari, apapun posisinya. justru membantu ibu menyiapkan produksi ASI-nya, yang berarti menurunkan resiko infeksi telinga pada si kecil.

13.Apakah jadwal imunisasi bayi prematur berbeda dengan bayi lahir cukup bulan ?
Anak yang lahir prematur memang memiliki banyak kekhususan. Ada yang perkembangannya lebih lambat dibandingkan dengan bayi lahir cukup bulan, dan ada yang justru lebih cepat. Tetapi semua itu sehubungan dengan perkembangannya. Perlu diketahui bahwa jadwal imunisasi tidak diatur berdasarkan perkembangan dan kematangan usia kelahiran, melainkan berdasarkan kebutuhan si kecil yang dihubungkan dengan waktu setelah si kecil lahir.

14.Apakah bayi baru lahir sudah bisa mendengar dengan sempurna ?
Kemampuan mendengar sudah sangat baik dimiliki si kecil (yang lahir tidak dengan kendala kemampuan mendengar) sejak lahir. Namun, reaksi si kecil dalam menanggapi berbagai bunyi- bunyian sangat berbeda dengan kita, orang dewasa. Bayi baru biasanya hanya mengerdip, bergidik, atau menahan napas ketika mendengar bunyi-bunyian. Setelah sedikit besar, biasanya respons si kecil terhadap bunyi akan berkembang. Ia, misalnya, akan mulai menangis ketika mendengar bunyi yang mengejutkan.

15.Apakah yang harus diperhatikan sehubungan dengan mengganti popok bayi ?
Agar si kecil nyaman dan aman, hal yang sebaiknya dilakukan adalah :
- Jangan meninggalkannya tanpa diawasi ketika Anda pergi mengambil kebutuhan untuk mengganti popok.
- Selalu letakkan salah satu tangan Anda pada tubuh bayi selama mengganti popok, demi mencegah dia bergerak.
- Periksalah keadaan popoknya setiap kali si kecil habis disusui.
- Jika anda menggunakan air panas untuk membersihkan si kecil, hindari menggunakan sabun, karena umumnya sabun mengandung alkalis dan bersifat tajam bagi kulit bayi yang halus.
- Saat membersihkan sekitar kelamin si kecil, lakukanlah dengan gerakan dari depan ke belakang, dari arah alat kelamin menuju anus.

16.Perlukah gigi si kecil yang baru tumbuh disikat ?
Gigi si kecil yang baru tumbuh, tidak perlu disikat. Sekalipun demikian, demi menjaga kebersihan dan kesehatan mulutnya, berikanlah air putih setiap si kecil selesai makan atau minum. Penggunaan sikat gigi pada anak, umumnya dilakukan ketika setengah dari jumlah keseluruhan gigi sudah tumbuh. Dan biasanya ini terjadi ketika anak berusia 2 tahun.

17.Berapakali sehari bayi baru lahir perlu dimandikan ?
Pada minggu-minggu awal kehidupan, mandi biasanya menjadi saat yang mencemaskan, baik bagi bayi maupun orangtua. Pada minggu pertamanya bayi baru tidak dimandikan dalam bak melainkan dilap dengan handuk lembut yang dilembabkan. Didaerah tropis seperti negara kita, lakukanlah ini 2 kali sehari, agar kulit si kecil tetap bersih dan tidak lengket oleh keringat.


18.Perlukah si kecil diberi bedak setiap habis mandi ?
Sebaiknya kulit si kecil diberi bedak setiap kali habis mandi. Karena bedak melapisi kulit dan membuatnya tetap segar, tidak lengket dan tidak mudah teriritasi karena gesekan.

19.Bagaimana mengatasi ruam popok ?
Ruam biasanya diakibatkan oleh bakteri yang berkembang biak di sela popok dan kulit si kecil. Hal ini dapat terjadi jika popok si kecil dibiarkan lembab beberapa waktu. Hal yang dapat dilakukan demi memerangi ruam popok, adalah dengan senantiasa memastikan popok dalam keadaan kering. Jika sudah terjadi ruam, maka segera bawa si kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

20.Bagaimana mengajarkan si kecil bersabar ?
Anak belajar berperilaku dengan mencontoh perilaku kita ketika memberi respon kepada mereka. Faktor penentu yang dapat membantu si kecil belajar untuk bersabar mendapatkan perhatian kita adalah dengan membuatnya mengerti bahwa Anda tidak selalu datang ketika dia menangis. Ketika Anda sedang melakukan sesuatu saat dia menangis, bersuaralah, Misalnya dengan mengatakan agar dia menunggu sebentar, Anda akan segera datang setelah selesai melakukan sesuatu. Jika ini senantiasa dilakukan, si kecil lambat laun akan mengerti bahwa kebutuhannya tetap akan terpenuhi sekalipun harus menunggu sebentar.

21.Dapatkah jus buah diberikan pada bayi ?
Saat masih mendapat ASI ekslusif, bayi belum membutuhkan makanan tambahan lain, kecuali jika dokter menyarankannya. Ini berarti bayi sebaiknya tidak mendapatkan apa pun, baik air putih, sereal ataupun jus. Seluruh kebutuhan gizi si kecil pada usia ini didapatnya dari ASI. Sesaat setelah mendapatkan makanan padat, biasanya setelah berusia 4 bulan, si kecil dapat segera diberikan jus. Hanya saja, jangan memberinya lebih dari setengah gelas sehari, dan pastikan si kecil mendapatkan jus setelah makan makanan padat dan minum ASI.

22.Apakah memar pada bayi menandakan ia kekurangan vitamin ?
Kekurangan vitamin biasanya tidak menyebabkan memar pada kulit. Memar-memar pada bayi yang aktif, umumnya dianggap wajar. Tetapi jika si kecil lebih sering mengalami memar-memar dibandingkan dengan anak lain, segera berkonsultasilah ke dokter.

23. Mengapa bayi seringkali menolak minum ketika sakit ?
Biasanya bayi menolak minum ketika sakit karena radang di tenggorokannya. Jika hal ini terjadi, cobalah memberi minum dengan cara menyendokkan cairan sedikit demi sedikit. Jangan biarkan si kecil yang sedang sakit tidak menyentuh cairan sama sekali, karena dapat mengakibatkan ia mengalami dehidrasi ( Kekurangan cairan dalam tubuh - Red ).

24.Mungkinkah demam tinggi yang diderita pada masa bayi mengakibatkan kerusakan
otak ?
Sekalipun pada dasarnya membuat anak merasa tidak nyaman, demam yang disebabkan infeksi ringan, tidak akan menyebabkan kerusakan otak. Yang perlu diingat adalah, infeksi biasa tidak akan menaikkan suhu tubuh lebih dari 41° C.

25.Mengapa kulit di daerah sudut mata bayi seringkali kering dan mengelupas?
Ada banyak hal yang menyebabkan kulit didaerah sudut mata bayi sering kali kering dan mengelupas. Tetapi sebab yang umum adalah karena infeksi bakteri atau tersumbatnya kelenjar air mata. Cobalah membersihkan sudut mata tersebut dengan kapas yang telah dicelupkan dalam air panas.. Namun, kalau keluhannya tidak berkurang, segera bawa si kecil ke dokter untuk ditangani lebih lanjut.

Semoga bermanfaat.

Pengaruh Musik pada Anak

Penelitian membuktikan bahwa musik, terutama musik klasik sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien). Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelegensinya dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Yang dimaksud musik di sini adalah musik yang memiliki irama teratur dan nada-nada yang teratur, bukan nada-nada miring. Tingkat kedisiplinan anak yang sering mendengarkan musik juga lebih baik dibanding dengan anak yang jarang mendengarkan musik.

# Pengaruh Musik pada Anak #

Grace Sudargo, seorang musisi dan pendidik mengatakan, Dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia.

Penelitian menunjukkan, musik klasik yang mengandung komposisi nada berfluktuasi antara nada tinggi dan nada rendah akan merangsang kuadran C pada otak. Sampai usia 4 tahun, kuadran B dan C pada otak anak-anak akan berkembang hingga 80 % dengan musik.

Musik sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Musik memiliki 3 bagian penting yaitu beat, ritme, dan harmony, demikian kata Ev. Andreas Christanday dalam suatu ceramah musik. Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa, sedangkan harmony mempengaruhi roh. Contoh paling nyata bahwa beat sangat mempengaruhi tubuh adalah dalam konser musik rock. Bisa dipastikan tidak ada penonton maupun pemain dalam konser musik rock yang tubuhnya tidak bergerak. Semuanya bergoyang dengan dahsyat, bahkan cenderung lepas kontrol. Kita masih ingat dengan head banger, suatu gerakan memutar-mutar kepala mengikuti irama music rock yang kencang. Dan tubuh itu mengikutinya seakan tanpa rasa lelah. Jika hati kita sedang susah, cobalah mendengarkan musik yang indah, yang memiliki irama (ritme) yang teratur. Perasaan kita akan lebih enak dan enteng. Bahkan di luar negeri, pihak rumah sakit banyak memperdengarkan lagu-lagu indah untuk membantu penyembuhan para pasiennya. Itu suatu bukti, bahwa ritme sangat mempengaruhi jiwa manusia. Sedangkan harmony sangat mempengaruhi roh. Jika kita menonton film horor, selalu terdengar harmony (melodi) yang menyayat hati, yang membuat bulu kuduk kita berdiri. Dalam ritual-ritual keagamaan juga banyak digunakan harmony yang membawa roh manusia masuk ke dalam alam penyembahan. Di dalam meditasi, manusia mendengar harmony dari suara-suara alam disekelilingnya. Musik yang baik bagi kehidupan manusia adalah musik yang seimbang antara beat, ritme, dan harmony, ujar Ev. Andreas Christanday.

Seorang ahli biofisika telah melakukan suatu percobaan tentang pengaruh musik bagi kehidupan makhluk hidup. Dua tanaman dari jenis dan umur yang sama diletakkan pada tempat yang berbeda. Yang satu diletakkan dekat dengan pengeras suara (speaker) yang menyajikan lagu-lagu slow rock dan heavy rock, sedangkan tanaman yang lain diletakkan dekat dengan speaker yang memperdengarkan lagu-lagu yang indah dan berirama teratur. Dalam beberapa hari terjadi perbedaan yang sangat mencolok. Tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu rock menjadi layu dan mati, sedangkan tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu indah tumbuh segar dan berbunga. Suatu bukti nyata bahwa musik sangat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup.

Alam semesta tercipta dengan musik alam yang sangat indah. Gemuruh ombak di laut, deru angin di gunung, dan rintik hujan merupakan musik alam yang sangat indah. Dan sudah terbukti, bagaimana pengaruh musik alam itu bagi kehidupan manusia.

Wulaningrum Wibisono, S.Psi mengatakan, Jikalau Anda merasakan hari ini begitu berat, coba periksa lagi hidup Anda pada hari ini. Jangan-jangan Anda belum mendengarkan musik dan bernyanyi.

Dari Berbagai Sumber

7 Cara Menyemangati Anak Belajar

Bila ingin anak Anda jadi bintang kelas, jangan batasi wawasan belajarnya hanya sebatas dinding ruang kelasnya. Walaupun keterampilan belajarnya merupakan hal yang penting bagi pertumbuhan intelektual dan sosialnya, anak Anda memerlukan bantuan Anda untuk melihat dunia. Biasakan membaca Isi dunia anak Anda dengan membaca. Anda dapat menetapkan waktu membaca keluarga, atau membaca secara bergantian antara anak dan Anda. Sangat penting untuk memperlihatkan kepada anak bahwa selain tugas sekolah ada hal-hal lain yang perlu diketahuinya. Perlihatkan kepadanya betapa pentingnya membaca bagi Anda. Cara mudah, penuhi rumah Anda dengan novel, koran, poster. Anda dapat meletakan tatakan piring makan anggota keluarga dengan tatakan yang berisi kata-kata.

7 Cara Menyemangati Anak Belajar

Bebas Berpendapat
Dukung anak Anda untuk dapat mengungkapkan pendapatnya, bicarakan mengenai perasaannya dan beri kesempatan kepadanya untuk memilih makanan penutup dan biarkan memilih kegiatan yang diminatinya di luar sekolah. Minta pendapatnya mengenai keputusan keluarga dan perlihatkan kepadanya bahwa Anda menghargainya. Salah satu hal yang penting di sekolah adalah dengan ikut berpartisipasi pada kegiatan yang diadakan kelas atau sekolah. Di rumah berikan kesempatan kepadanya untuk mengungkapkan perasaannya atas apa yang dirasakannya tadi di sekolah. Cara ini merupakan cara yang baik untuk menumbuhkan rasa percaya diri.

Selalu Antusias
Perlihatkan antusiasme Anda terhadap minat anak Anda dan berikan dukungan kepadanya dalam mengembangkan topik yang disukainya. Bila dia senang dengan kuda, pilih cerita yang berhubungan dengan kuda, atau minta dia untuk mencari lima hal tentang kuda di ensiklopedi. Sediakan permainan Sediakan permainan dengan berbagai macam gaya belajar, mulai dari belajar mendengar dan melihat sampai dengan belajar memilih dan merangkai. Kembangkan satu permainan, misalnya permainan blok. Dukung anak Anda untuk mengembangkan kreativitasnya serta keterampilan dalam memecahkan
masalah. Anak Anda memerlukan banyak sekali waktu bermain yang tidak terlalu terjadwal. Oleh karena itu Anda perlu menyadari kegiatan yang terlalu padat dapat membuat anak Anda stress dan mengganggu perkembangan minatnya untuk belajar.

Perbedaan Minat
Tunjukan hal-hal yang baru Anda pelajari dengan antusias. Bicarakan dengan anak tentang minat Anda berdua yang berbeda. Misalnya anak Anda berminat untuk melukis sementara Anda tertarik untuk belajar bahasa Mandarin. Cari guru privat, atau Anda dapat mendaftarkan diri di tempat kursus. Orangtua merupakan contoh yang paling penting dalam kehidupan seorang anak dan bila Anda memperlihatkan kepadanya bahwa belajar adalah pengalaman hidup yang tidak ada batasan umurnya anak Anda akan menangkap pesannya. Tanya pelajaran Tanyakan kepada anak Anda apa yang telah dipelajari di sekolah bukan nilai yang diperolehnya. Walaupun dia tidak mendapatkan nilai matematika sebaik teman sekelasnya, dia masih dapat memperbaikinya dan tentu Anda tidak ingin mengecilkan hatinya. Minta anak Anda untuk mengajarkan kepada Anda apa yang telah dipelajarinya di sekolah dan dengan membiarkan dia menggunakan kata-kata dan caranya maka akan membantunya untuk dapat menguasai apa yang telah dipelajarinya tadi di sekolah.

Tidak Kelelahan
Minta anak untuk selalu mengumpulkan ulangan, tes apapun tugas sekolahnya. Lakukan bersama-sama sehingga dia akan menyadari bahwa Anda memberikan perhatian terhadap kemajuannya di sekolah, bila cara Anda seperti mengintimidasi maka yang dirasakannya adalah kekhawatiran bukan keinginan untuk belajar. Semakin besar seorang anak, semakin banyak tanggungjawabnya dan semakin banyak hal yang membuatnya sedih. Oleh karena itu tanyakan padanya secara teratur untuk memastikan dia tidak merasa kelelahan dengan tugas yang banyak.

Rayakan Prestasi
Rayakan prestasi yang dicapainya, tidak perduli sekecil apapun. Misalnya bila anak Anda telah menyelesaikan pekerjaan rumahnya, beri waktu kepadanya untuk bermain video game selama satu jam. Dengan memberikan dukungan yang positif, anak Anda jadi tidak malas belajar, dan sebaliknya justru akan merasa tertantang. Bila seorang anak merasa dihargai bila dia telah berhasil menyelesaikan suatu tugas maka hal ini akan membuatnya bersemangat dan selanjutnya akan lebih mudah bagi Anda untuk memintanya belajar.

Kembangkan Bakat
Pusatkan pada kelebihan yang dimilikinya yaitu dengan memberikan dukungan kepada anak Anda dalam mengembangkan bakatnya. Walaupun anak Anda tidak menguasai matematika, kemungkinan dia dapat menulis puisi indah. Agar anak Anda bersemangat belajar dan mengerjakan tugas matematika, selingi waktu belajarnya untuk membuat puisi. Bila anak Anda menyadari bahwa dia berbakat disalah satu bidang, dia akan cukup merasa percaya diri untuk mencoba bidang-bidang lainnya.

Kembangkan Dunianya
Manfaatkan kejadian sehari-hari sebagai kesempatan untuk belajar . Belajar terbentuk dari yang Anda tahu dan menghubungkannya dengan fakta-fakta. Dukung anak Anda untuk mengembangkan dunia di sekitarnya, ajukan pertanyaan-pertanyaan dan rangkaikan.

Sumber : Milis Balita Anda

10 Resep Jadi Orangtua Efektif

Menjadi orangtua yang ideal memang tak ada rumusnya. Namun untuk menjadi orangtua efektif, Anda bisa mempertimbangkan 10 resep berikut ini.

10 Resep Jadi Orangtua Efektif

Pertama, kenali anak Anda. apakah dia pemalu atau periang. Kemudian perlakukan anak Anda sesuai dengan karakternya, jangan paksa anak untuk menjadi karakter lainnya, kata psikolog Frieda Mangunsong dalam jumpa pers '10 Cara Menjadi Orangtua Efektif' di Hotel Gran Melia, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2007).

Kedua, jangan cuek saat anak berlaku manis dan baik. Beri pujian terhadap semua hal yang dia lakukan. Hal-hal kecil saja. Jika dia melakukannya dengan baik, jangan tunda lagi, langsung berikan pujian, kata Frieda.

Ketiga, anak harus dilibatkan dalam kegiatan dan keputusan keluarga. Tentu saja orangtua harus menyesuaikan porsinya dengan usia anak. Misalnya, membahas soal liburan bersama dan memberi anak tugas rumah tangga yang bersifat ringan. Misalnya melipat serbet, imbuh Frieda.

Keempat, manfaatkan kesempatan untuk mendekatkan diri dengan anak. Bahkan saat Anda berada di tengah kemacetan, manfaatkan waktu itu sebaik-baiknya untuk menelepon anak. Jika ada waktu menonton televisi bersama, gunakan untuk menanamkan nilai pada anak.

Kelima, sediakan waktu khusus untuk berdua saja dengan anak. Misalnya dengan mengantar atau menjemput dari sekolah, ujarnya.

Keenam, disiplin harus ditegakkan. Anda juga harus memastikan disiplin versi Anda sama dengan disiplin versi pengasuh anak atau pasangan Anda. Namun, jangan menjadikan disiplin sebagai teknik mendidik anak yang utama. Akibatnya orangtua akan mengutamakan hukuman dan kekerasan dalam mendidik anak, kata Frieda.

Ketujuh, lanjut dia, jadilah contoh yang baik bagi anak. Sebab anak adalah peniru ulung dan menjadikan orangtua sebagai polanya. Jika ingin anak ceria, ya kita harus ceria. Jika tidak ingin anak autis, ya cerewetlah juga sesekali, seloroh Frieda.

Kedelapan, ungkapkan kasih sayang Anda. Jangan anggap enteng dengan menganggap anak sudah pasti tahu dengan sendirinya. Kata-kata, belaian, pelukan, dan ciuman punya arti penting bagi mereka.
Anda juga bisa memberikan surat pendek sekedar 'mama sayang kamu' atau memberi gambar-gambar bunga atau hati dengan pesan 'bunga untuk anak mama', kata Frieda.

Kesembilan, perhatikan komunikasi dengan anak. Jangan lupa, kontak mata
punya pengaruh penting untuk urusan ini. Kalau Anda teriakkan aturan atau perintah dari ruangan lain, itu tidak akan efektif. Jangan sampai anda memberitahukan sesuatu dengan berteriak atau mengomel, kata Frieda.

Kesepuluh, jangan sampai Anda menyelesaikan masalah saat Anda marah. Sebab jika kata-kata menyakitkan Anda lontarkan, sangat mungkin kata-kata itu membekas di benak anak. Ingat, jadilah contoh bagi anak, pungkasnya.


sumber - detikcom

Kampanye ASI

Sudah sejak aku belum menikah aku bertekad bila suatu ketika nanti punya anak, aku akan memberikannya asi eksklusif. Keinginan itu semakin menggebu sewaktu aku hamil anakku. Motifku sangat sederhana. Aku ini termasuk bagian dari hewan mamalia, jadi pasti bisa menyusui anakku sendiri. Apalagi selama hamil aku juga dinyatakan sehat, dan setelah melahirkan pun aku dan anakku sama2 sehat. Jadi sudah dapat dipastikan aku pasti bisa menyusuinya.

Kampanye ASI

Perjalanan waktu, ternyata memang nggak mudah. Sempet stress dah pasti, merasa ragu asiku nggak mencukupi juga sempet kualami, putting lecet ya so pasti, senewen asiku nggak keluar sebanyak yang kubayangankan juga pernah. Tapi semua kembali pada motif sederhanaku : AKU INI BAGIAN DARI MAMALIA :) Jadi normalnya Tuhan menciptakanku pasti bisa menyusui! Alhamdullillah cita2ku itu terwujud. Aku sukses menyusui ASI eksklusif selama 6 bulan plus 10 bulan tambahan sebelum anakku bener2 disapih.
Yang bikin miris buanyaaaak sekali perempuan yang menyepelekan soal ASI ini. Aku yakin hampir seluruh wanita sudah sadar mengenai khasiat ASI, tapi sepertinya hanya sebagian kecil dari mereka yang betul2 menganggap itu adalah hal yang serius. Mudahnya mendapatkan susu formula, terlebih yang punya kemampuan secara ekonomi semakin memudahkan para perempuan itu menganggap enteng soal ASI.
Sedih sekali aku kalo melihat bayi dibawah 6 bulan asyik ngedot susu formula. Dan ibunya justru bangga karena anaknya jadi super montok karena susu merk A, B atau C. Ah, mereka pasti tidak mungkin bisa mengerti apalagi merasakan kebanggaanku terhadap diriku sendiri, anakku, juga suamiku, hanya karena aku mampu memberikan asi eksklusif pada anakku. Rasanya betul2 ruar biasa. Menurutku itu prestasi yang paling membanggakan dalam hidupku.

Kesedihanku itu membuatku bertekad untuk mengajak sebanyak2nya perempuan untuk memahami ASI secara serius. Aku jadi makin kerap membaca tentang ASI. Tidak hanya untuk diriku sendiri, tapi juga sangat berharap bisa kuceritakan kembali pada sesama perempuan lain. Alhamdullillah semua sahabat dekatku akhirnya punya kegigihan yang sama. Dan kami bersikap serius tentang ASI. Anak2 mereka pun mengalami hal yang sama persis dengan anakku. Sukses mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Duh senang dan bangganya diriku.

Sayang, yang namanya niat baik tidak selamanya mulus. Saat aku mulai mengajak perempuan2 lain (selain sahabat2 karibku) seperti tetangga atau istrinya teman suamiku berbagai kendala mulai kuhadapi. Sungguh2 bukan suatu yang mudah menyadarkan mereka bahwa ASI itu adalah sangat serius. Alhasil hanya satu, dua orang saja yang sukes menyusui anaknya secara eksklusif 6 bulan.

Lewat suamiku ini, aku ingin mengajak semakin banyak perempuan untuk menyadari bahawa ASI itu sangat serius. Dan kemudahan memperoleh susu formula tercanggih sekalipun bukanlah sebentuk jawaban yang tepat untuk menyikapinya.

Berikut ada artikel menarik & sangat sederhana & terbukti dialami oleh perempuan sendiri : (dikutip dari www.wmr-indonesia.org, merupakan rangkuman diskusi forum tersebut)

Lancar ASI

Aku ibu menyusui yang juga kerja kantoran yang sedang bingung. Sepertinya produksi ASI semakin turun. Padahal bayiku usianya 3 bulan kebutuhan ASInya semakin banyak. Aku takut tidak dapat menyeimbangi kebutuhan bayiku. Bagaimana agar ASI lancar?

Faktor Kejiwaan
Kebetulan aku sudah melahirkan 2 kali dan punya 2 pengalaman yang berbeda. Anak pertama aku gencar minum kaplet lancar ASI yang katanya berupa jamu dalam bentuk kapsul. Tiap hari minum kapsul tersebut dan makan sayur katuk tetapi produksi ASI ya begitu-begitu saja. Anak kedua tidak minum apapun, makan juga biasa-biasa saja tidak harus tiap hari, makan daun katuk. Malah aku cenderung diet tidak makan ataupun minum yang manis-manis, tidak ngemil, jarang makan nasi, karena waktu hamil gula darah tinggi. Dari awal sudah ada niat, tekad bulat dan percaya diri tinggi bahwa pasti bisa kasih ASI eksklusif selama 6 bulan! Hasilnya sampai dengan hari ini produksi ASI lancar terus, usia anakku sudah satu tahun. Jadi cobalah untuk relaks dan tetep percaya diri bahwa pasti bisa. Aku dulu pernah dalam masa ASI eksklusif sempet produksi ASI turun karena capek, stress di kantor dan lain-lain. Akhirnya aku memilih cuti 1 hari. Pulang kantor, aku ijin suami mau luluran, besoknya saat cuti aku benar-benar membahagiakan diri dengan melakukan sesuatu yang
membuat aku relaks. Masak dan bermain bersama anak-anak. Waktu yang satu hari tersebut dapat meluapkan masalah di kantor dan kembali bahagia dan bersemanggat yang akhirnya berpengaruh pada produksi ASI. Memang perjuangan ibu bekerja untuk bisa memberikan ASI eksklusif itu tidak mudah, banyak cobaan. Tetapi kalau ada tekad bulat mudah-mudahan bisa, dan banyak juga yang sudh berhasil. Tetep semangat ya!

Dukungan Suami
Aku dulu di awal melahirkan sempat konsumsi tablet pelancar ASI. Tetapi setelah konsultasi dengan pakar ASI, tidak disarankan karena selain ada dampak negatif untuk penggunaan dalam jangka panjang. Sebetulnya faktor kejiwaan menentukan. Asal ibu senang, tenang, yakin kalau ASI-nya cukup untuk bayi, tidak harus berlimpah dan cukup istirahat, ASI tidak akan mogok. Oh ya, bantuan dan dukungan suami sanggat menjamin kelancaran ASI. Misalnya dengan membantu menidurkan bayi, mengganti popok, atau sekedar memijat punggung kita saja. Usahakan memompa ASI tiap 3 jam, berapapun
hasilnya. Kalau dirumah langsung simpan dalam botol ASI yang dari kaca, kalau plastic lemaknya suka menempel di kemasan plastik tersebut. Kalau di kantor bawa cool box atau termos es. Untuk memerah ASI, karena ASI prinsipnya demand n supply semakin banyak ASI dikeluarkan akan melimpah juga produksinya. Lalu kuncinya lagi berpikiran positif. Kalau kita pasang target dalam memerah, maka ketika target tidak tercapai akan bingung. Kalau sudah begini akan berakibat menurunkan produksi
ASI. Yang tidak kalah pentingnya adalah dukungan suami secara moril juga dan bantuan dari suami. Dulu saat anak pertama, aku bangun malam saat menyusui saja, kalau anak pipis atau buang air besar, diurus oleh suami.

Hisapan Pada Areola
Kuantitas pengeluaran ASI banyak ditentukan oleh isapan bayi pada putting areola. Saat bayi menghisap puting areola, maka syaraf afarent akan merangsang hipofise anterior untuk memproduksi prolaktin yang nantinya akan merangsang sekresi ASI (Bintaryati, 1992). Jumlah prolaktin yang akan diproduksi tersebut akan banyak tergantung dari frekuensi dan intensitas isapan bayi (pro lactin reflex). Kalau terjadi pembendungan ASI dalam alveolus, ini akan menyebabkan adanya penekanan pada
pembuluh darah, dan itu akan nyebabin penurunan pro laktin dalam darah sehingga
sekresi ASI juga akan berkurang. Pengeluaran ASI juga terjadi karena adanya rangsangan mekanis ujung syaraf pada puting dan areola oleh isapan bayi. Rangsangan itu nantinya akan diteruskan ke hipotalamus dan nyebabkan hipofisa posterior mensekresikan oksitosin ke dalam peredaran darah. Nah oksitosin ini akan merangsakang sel mioepitel, dan hal tersebut akan menyebabkan ASI diperas melalui salurannya ke muara di puting susu untuk diisap bayi (let down reflex). Yang tidak kalah pentingnya, keyakinan ibu yang ada di otak ini juga akan mempengaruhi
kerjanya hipofisa anterior (pro lactin reflex) dan hipofesa posterior (let down reflex). Karena itu tidak heran kunci sukses menyusui salah satunya adalah keyakinan ibu bahwa ia dapat memproduksi ASI sesuai kebutuhan bayinya. Kalau dari teorinya G.J Ebrahim (1978) di bukunya Breastfeeding- the Biological Option, ia katakan bahwa ada beberapa faktor emosional dan sosial yang mempengaruhi sukses menyusui, diantaranya nasehat dan pengalaman selama masa kehamilan dan persalinan
(karenanya penting sekali untuk mengunjungi klinik laktasi terdekat untuk mendapatkan support ini). Laktasi yang berhasil pada kehamilan terdahulu
(ini biasanya akan membuat rasa percaya diri sang ibu meningkat), nilai-nilai yang berlaku pada masyarakat. Sebagai contoh, akan sulit mendapatkan ibu yang masih menyusui anaknya lepas usia satu tahun di Jerman. Karena norma umum yang berlaku di Jerman menganggap hal tersebut tidak lazim. Faktor-faktor ini kalau bisa dapat dijadikan faktor pendukung yang berefek positif pada ibu menyusui, dengan itu sukses laktasi semoga dapat tercapai.

Daun Katuk dan Jamu
Secara ilmu kefarmasian, daun katuk memang mempunyai daya kerja meningkatkan produksi ASI. Untuk kemudahan kemudian diproduksi berupa kapsul ataupun kaplet. Hanya yang namanya juga tanaman, kandungan zat aktif di dalam daun katuk itu akan bervariasi, tergantung tempat ia ditanam, perlakuan yang ia terima. Makanya kadang bagi sebagian orang berefek, sebagian tidak. Juga berbeda ekstrak daun katuk yang dijual masih sebagai jamu atau sudah sebagai fitofarmaka. Maksudnya bahan yang
disarikan dari tanaman dan digunakan untuk pengobatan. Yang oleh Badan POM, bahan baku fitofarmaka sudah melewati serangkaian proses standarisasi tertentu.

Yang tidak kalah penting adalah keyakinan
Masalah yakin juga perlu kalau memutuskan untuk minum obat (apapun). Seperti contoh pernah dulu seorang tukang yang bekerja di rumah kami, sakit kepala dan pilek. Kami kasih obat, katakanlah merk A, tidak sembuh dia. Katanya dia biasa pakai obat merk B, baru manjur. Ya sudah, terpaksa kami carikan obat B ini, sebab kalaupun kami bilang A dan B itu betul-betul sama, hanya beda merk, dan sebagai apoteker kami ngerti tentang itu, tidak akan ada gunanya. Nah, kalau memutuskan untuk tidak
mem-boost dengan obat ataupun fitofarmaka, yakin dan percaya diri juga perlu. Dikenal dengan istilah Self Healing, Spiritual Healing, dan semacamnya.

Diluar gencarnya promosi susu formula yang semakin membuat para perempuan menyepelekan ASI. Ketidaktahuan perempuan akan isu2 terpenting tentang ASI turut mempengaruhi sikap mereka yang jadi tidak terlalu serius menyusui bayinya secara eksklusif. Ditambah lagi masih banyak pula orang2 dari kalangan kesehatan (dokter, perawat, bidan) yang amat terbatas pengetahuannya tentang ASI, atau enggan berrepot-repot menyeriusi ASI.

Sekedar sharing, hal ini kualami sendiri, sewaktu anakku berusia 1 bulan berat badannya ternyata tidak naik. Alhasil dokter anaknya memarahiku. Setelah kujelaskan bahwa aku menyusuinya secara eksklusif, eh si dokter malah berkata Diberi susu formula saja! Kalau bayi tidak bertambah berat badan bahaya ini! Untung waktu itu yang tercetus di kepalaku: DOKTER GILA!!! BAGUS2 KUBERI ASI, MALAH DISURUH KASIH SUSU FORMULA. Masih untung lagi pikiranku lagi dingin dan masih bisa bersikap sopan, jadi yang keluar justru, Dok, kalau tetap saya beri ASI eksklusif? Akhirnya aku malah dapat informasi tata laktasi dari si dokter. Perhatikan, kalo kita sebagai ibu tidak gigih bertekad kuat menyusui ASI eksklusif semua pihak bisa
meruntuhkannya sekejap mata. Bahkan termasuk dokter yang kita percaya sekalipun.

Ada lagi pengalaman seorang sahabat. Seperti umumnya pasca melahirkan ceasar sang ibu justru tidak boleh langsung bertemu bayinya. Dengan alasan dari RS si Ibu masih terlampau lelah (padahal isu terbaru yang kuperoleh pemulihan pasca ceasar justru lebih cepat bila ibu segera dipertemukan dengan bayinya. karena bayi memotivasi ibu menjadi cepat sehat). Alhasil bayinya disusukan formula. Ternyata si bayi menolak mentah2 berbagai susu formula yang dicobakannya. Mungkin ini juga pengaruh tekad sahabatku tuk memberikan ASI eksklusif pada bayinya sampai2 si bayi begitu menghayati sang ibu sehingga ia pun menolak segala susu formula yang dicobakan padanya, hehehehe. Apa yang terjadi? Bukan si bayi segera dipertemukan dengan si ibu, RS justru menginfus si bayi. Padahal sesungguhnya kondisi ibu maupun si bayi
dinyatakan sehat. Jadi si bayi terpaksa diinfus sampai dokter genekolog menyatakan ibu sudah boleh bercapek2 dengan bayinya. Keputusan yang aneh kan?

Jadi buat semua perempuan, bulatkan tekad untuk menyusui bayinya secara eksklusif. Bahkan pihak kesehatan (dokter, perawat, bidan) hanya segelintir kecil yang benar2 serius menyikapi ASI. Kalau bukan bermula dari tekad kita sendiri, dukungan itu takkan pernah ada.


Tips-tips agar ASI lancar & banyak
Dirangkum dari berbagai sumber (AAP, La leche league, breastfeeding.com, WHO, dsb) oleh Luluk Lely Soraya
1. Tingkatkan frekuensi menyusui/memompa/memeras ASI.Jika anak belum mau menyusu karena masih kenyang, perahlah /pompalah ASI. Ingat ! Produksi ASI prinsipnya based on demand sama seperti prinsip pabrik. Jika makin sering diminta disusui/diperas/dipompa maka makin banyak ASI yang diproduksi.
2. Kosongkan payudara setelah anak selesai menyusui. Bahasan ini masih terkait dengan point di atas. Makin sering dikosongkan,maka produksi ASI juga makin lancar.
3. Yang tidak kalah pentingnya : ibu harus dalam keadaan relaks. Kondisi Psikologis ibu menyusui sangat menentukan keberhasilan ASI eksklusif. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Pikiran duh ASI peras saya cukup gak ya? maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon
oksitosin (produksi ASI) untuk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun. Relaks saja ya bu. Disini sebetulnya peran besar sang ayah.
4. Hindari pemberian susu formula. Terkadang karena banyak orangtua merasa bahwa ASInya masih sedikit. Atau takut anak tidak kenyang, banyak yang segera memberikan susu formula. Padahal pemberian susu formula itu justru
akan menyebabkan ASI semakin tidak lancar. Anak relatif malas menyusu atau malah bingung puting terutama pemberian susu formula dengan dot. Begitu bayi diberikan susu formula, maka saat ia menyusu pada ibunya akan kekenyangan. Sehingga volume ASI makin berkurang. Makin sering susu formula diberikan makin sedikit ASI yang diproduksi.
5. Hindari penggunaan DOT, empeng, dan sejenisnya. Jika ibu ingin memberikan ASI peras/pompa (ataupun memilih susu formula) berikan ke bayi dengan menggunakan sendok, bukan dot! Saat ibu memberikan dengan dot, maka anak dapat mengalami bingung putting. Kondisi dimana bayi hanya menyusu di ujung puting seperti ketika menyusu dot. Padahal, cara menyusu yang benar adalah seluruh areola (bagian gelap di sekitar puting payudara) ibu masuk ke mulut bayi. Akhirnya, si kecil jadi ogah menyusu langsung dari payudara lantaran ia merasa betapa sulitnya mengeluarkan ASI. Sementara kalau menyusu dari botol, hanya dengan menekan sedikit saja dotnya, susu langsung keluar. Karena itu hindari penggunaan dot.
6. Datangi klinik laktasi. Jangan ragu untuk menghubungi atau konsultasi dengan klinik laktasi.Disana ibu dan ayah mendapatkan masukan secara teknis agar ASI tetap optima.
7. Ibu menyusui mengkonsumsi makanan bergizi
8. Lakukan perawatan payudara. Pemijatan payudara dan kompres air hangat dan air dingin bergantian.

Harapanku dengan setiap perempuan lebih serius menyikapi tentang ASI, kita akhirnya mewarisi sesuatu yang mulia untuk anak2 kita. Amien.